Cacar air : kapan masih menular??

Desember 12, 2008 at 1:45 am 6 komentar

Seringkali penderita cacar air atau istilah medisnya varicella (terutama yang dewasa dan seorang pekerja di luar rumah) atau orang tua seorang penderita anak penderita cacar air bertanya : kapan boleh masuk kantor/ sekolah lagi? Karena bila masuk masih dalam keadaan bisa menularkan penyakitnya tentu akan menjadi ’sumber masalah’ bagi teman-temannya.

Ya, cacar air memang penyakit menular, melalui droplet atau bisa juga karena kontak langsung.

Kebanyakan orang menyangka bahwa cacar air hanya menular ketika sudah timbul bintil-bintil berisi air (vesikel) dan tetap akan menular sampai bekas luka cacar air benar-benar sembuh/ hilang.

Padahal menurut literatur disebutkan bahwa cacar air bisa menular beberapa hari sebelum timbul lesi di kulit. Atau dengan kata lain ketika penderita baru pada tahap awal sakit yang ditandai dengan demam, lesu, nyeri otot dan lain sebagainya sebenarnya itu sudah mulai menular dan terus akan menular sampai munculnya bintil-bintil air yang terakhir.

Pada waktu lesi telah mengering yang ditandai dengan adanya keropeng (krusta) maka sebenarnya itu sudah tidak menular lagi.

Jadi, bila terkena sakit cacar air memang seharusnya di-isolasi agar tidak menyebarkan penyakit, tapi bukan berarti harus sampai mulus baru bisa masuk sekolah/ kantor lagi..gitu…..

Entry filed under: Kesehatan Kulit. Tags: , , .

Masih tentang tabir surya : berapa persen ya beda perlindungan antara tabir surya SPF 15 dan SPF 30? PENELITIAN KUSTA

6 Komentar Add your own

  • 1. ratna fitriana  |  April 13, 2009 pukul 2:46 am

    neng,coba ditulis info yang agak lengkap tentang penyakit scabies termasuk cara perawatan dan pengobatannya ya. Tks

    Balas
    • 2. mariasonhaji  |  April 14, 2009 pukul 4:24 am

      moga-moga ada kesempatan, maklum, urusan domestik adaaaaaa ajaa, he he he.. trims masukannya

      Balas
  • 3. thebringeroflight  |  Maret 21, 2013 pukul 2:45 pm

    kalo kata orang indo, (bahkan dokternya), cacar paling menular pas masa2 pengeringan. jadi pas keropeng2 malah gaboleh masuk sekolah.

    tapi beda bgt sama yg saya temuin di internet. semua medikasinya jgua beda bgt,
    org indo lebih kearah: minum kelapa ijo, gaboleh mandi, gaboleh kena angin, dsb dsb
    kalo di internet (barat lah mungkin ya) : justru kulit harus higenis terus. sama udah gak nular pas kering semua.

    nih gimana ya,.. seolah2, dua virus yg berbeda.

    Balas
    • 4. mariasonhaji  |  Maret 23, 2013 pukul 5:57 am

      Trims atas kunjungan dan komen-nya.. Sebenarnya kalau diagnosisnya cacar air ya pasti penyebabnya hanya virus varicella zooster..soal mandi memang memang ada 2 pendapat. Yang pertama boleh mandi dengan catatan berhati-hati jangan sampai lesi pecah terpaksa (tidak mengering sendiri), karena bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi sekunder (karena bakteri) serta biasanya menimbulkan bekas luka (jeglong/hitam). Pendapat ke dua sementara jangan mandi tapi untuk mengurangi risiko infeksi sekunder (karena kurang bersih) maka diberikan antibiotika. Saya sendiri lebih condong bila sudah tidak demam sebaiknya mandi saja asal tidak menggosok terlalu kuat. Soal pendapat nggak boleh kena angin bisa diterima juga. Menurut saya penjelasannya adalah karena penyakit ini penyakit yang mudah menular sehingga sebaiknya memang penderita di-isolasi agar virus tidak menyebar ke mana-mana, apalagi kalau sampai menulari wanita hamil akan bisa mempengaruhi kesehatan janinnya. Nah, isolasinya sampai kapan? Ya sampai tidak menular lagi, yaitu sampai timbul krusta/keropeng..

      Balas
      • 5. Satryo A P  |  Mei 25, 2013 pukul 12:28 am

        ikut nimbrung, om
        dikatakan tidak menular lagi yaitu sampai timbul krusta atau keropeng..
        apakah kondisi tidak menular itu krusta/keropeng itu di beberapa bintil2 vesikel saja atau seluruh bintil2 vesikel menjadi krusta/keropeng?

        terima kasih

      • 6. mariasonhaji  |  Maret 21, 2014 pukul 10:05 am

        harus semua sdh jadi keropeng.. terima kasih kembali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


jumlah kunjungan

  • 124,344 kunjungan
Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Nov »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

%d blogger menyukai ini: