7 kunci sehat ala Hiromi Shinya

September 21, 2008 at 2:15 am 41 komentar

Tadi pagi saya melihat acara di TV membahas penyakit tumor otak yang diderita Gugun Gondrong. Dari bincang-bincang tersebut salah seorang sahabat Gugun Gondrong mengungkapkan bahwa selama ini Gugun Gondrong tidak pernah mengeluh tentang penyakit kecuali sakit maag yang tidak lain adalah penyakit lambung. Selain itu, salah satu narasumber yang hadir pada acara tersebut menyatakan bahwa faktor makanan tidak ada kaitannya dengan kejadian tumor otak tersebut. Kalau saya mendengar pernyataan ini 1 minggu yang lalu mungkin saya tidak terlalu tertarik untuk mengomentarinya. Tapi karena saya baru saja menyelesaikan membaca buku The Mircle of Enzym-nya Hiromi Shinya, saya jadi tergelitik untuk memberi komentar. Bukan masalah Gugun Gondrong yang akan saya bahas (kalau musibah tersebut saya ikut berdoa semoga Allah segera memberi kesembuhan dan ia dapat sehat serta beraktifitas seperti sediakala) melainkan pernyataan makanan , sakit maag dan tumor otak yang menarik perhatian saya.

Dalam buku tersebut dikatakan bahwa makanan dan keadaan saluran pencernaan (antara lain lambung dan usus) berhubungan dengan timbulnya tumor entah jinak atau ganas, dan lebih jauh lagi dapat berhubungan dengan semua penyakit baik yang sudah muncul mau pun yang masih dorman (belum muncul).. Bagaimana hal tersebut dapat diterangkan?

Hiromi memaparkan bahwa seluruh tubuh dan funginya yang tak terhitung banyaknya dapat dipahami dengan sebuah kata kunci yaitu enzim. Makhluk hidup, entah manusia, hewan atau tumbuhan sekalipun tak akan dapat bertahan tanpa adanya enzim. Lebih dari 5000 jenis enzim vital diciptakan dalam sel-sel tubuh kita dan kita juga memproduksi enzim dengan menggunakan enzim yang terdapat di dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Bila kita kekurangan enzim tertentu atau yang lebih parah kehabisan enzim tertentu maka timbullah penyakit.

Sehingga secara umum, bila ingin menjaga kesehatan agar tidak terkena penyakit maka kita perlu memperhatikan apa, kapan dan bagaimana makanan dan minuman kita. Dan karena makanan dan minuman dapat ‘digunakan’ oleh sel-sel tubuh kita setelah melewati organ pencernaan, maka penting sekali menjaga agar lambung dan usus kita selalu sehat (dari pengalamannya sebagai ahli endoskopi gastrointestinal, ia memperlajari bahwa bila sistem pencernaan seseorang besih maka orang tersebut dapat melawan penyakit jenis apa pun dengan mudah, sebaliknya bila sistem pencernaan seseorang tidak bersih orang tersebut rentan menderita suatu penyakit)

Untuk singkatnya ada beberapa faktor yang harus dilakukan (atau dihindari) untuk menjaga agar karakteristik lambung dan usus tetap baik yang oleh Dr. Shinya disebut 7 kunci untuk hidup sehat :

  1. Menu makanan yang baik, yaitu terdiri dari :
    1. 85-90% makanan nabati berupa biji-bijian, sayuran dan buah-buahan (yang paling baik adalah yang ditanam secara organik, karena bahan kimia hanya memboroskan ‘energi dan enzim’ yang sebenarnya bisa dipakai untuk keperluan lain tubuh kita ).
    2. Sekitar 10-15% berupa protein, sumber paling baik adalah ikan kecil (karena ikan besar mengandung merkuri) dan konsumsi daging sapi atau domba harus dibatasi atau dihindari.
    3. Makanan dan bahan yang harus dihindari/dibatasi : teh hijau jepang, teh cina, kopi, makanan yang manis dan gula, nikotin, alkohol, cokelat, lemak dan minyak, garam meja biasa (gunakan garam laut yang mengandung mineral)
    4. Cara makan yang baik adalah berhenti makan 4-5 jam sebelum tidur, mengunyah setiap suap 30-50 kali, makan buah atau minum jus 30-60 menit sebelum waktu makan dan konsumsilah lebih banyak makanan mentah atau dikukus sebentar ( menggoreng sangat tidak dianjurkan),
  2. Mengkonsumsi air yang baik yaitu air yang memiliki kekuatan reduksi yang besar, yang belum terpolusi oleh zat-zat kimia.
    1. Orang dewasa sebaiknya minum 6-10 gelas setiap hari
    2. Minum 1-3 gelas air setelah bangun tidur pagi hari
    3. Minum 2-3 gelas air sekitar 1 jam sebelum setiap waktu makan
  3. Pembuangan yang teratur (jangan gunakan obat pencahar)
  4. Olah raga secukupnya (olah raga berlebihan justru akan menghasilkan sejumlah radikal bebas yang besar)
  5. Istirahat yang cukup

a. Pergi tidur pada waktu yang sama setiap malam dan dapatkan tidur 6-8 jam tanpa terputus

b. Lakukan tidur singkat setelah makan siang (sekitar 30 menit)

6. Pernapasan dan meditasi

a. Bermeditasi

b. Berpikiran positif

c. Kenakan pakaian longgar yang tidak menyesakkan napas

7. Kebahagiaan dan cinta

a. Kebahagiaan dan cinta akan meningkatkan faktor enzim tubuh, terkadang bagai keajaiban

b. Luangkan waktu untuk sikap menghargai

c. Hidup penuh semangat dan hadapi hidup, pekerjaan dan orang-orang yang Anda cintai dengan sepenuh hati.

Saya sangat sependapat dengan Hiromi, dan menurut saya ada satu hal yang sangat penting yang perlu ditambahkan untuk mendapatkan kesehatan yang utuh lahir dan batin, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berusaha mematuhi segala perintah-Nya dan berusaha menjauhi segala larangan-Nya. Memang, menjaga kesehatan cukup sulit, butuh pengorbanan dan terkadang cukup mahal harganya. Tetapi bila kita sakit, tidak saja lebih mahal harganya, melainkan juga lebih terasa sulitnya..Bagaimana pendapat Anda?

Entry filed under: Kesehatan umum, Sekedar komentar. Tags: , , .

Jerawat … apa itu ?

41 Komentar Add your own

  • 1. macanang  |  Desember 29, 2008 pukul 2:32 am

    makasih infonya..🙂
    aku juga baru beli bukunya..

    salam

    Balas
    • 2. mariasonhaji  |  Desember 29, 2008 pukul 9:09 am

      Sama-sama..Selamat membaca deh kalo gitu..Salam juga ya

      Balas
  • 3. cheriatna  |  Februari 2, 2009 pukul 1:35 am

    selain dah baca bukunya aku juga coba bisnis makanan organiknya lewat blog kunjungi yah…!

    Balas
    • 4. mariasonhaji  |  Februari 3, 2009 pukul 12:59 am

      okey, trims infonya ya!

      Balas
  • 5. wied rus  |  Februari 7, 2009 pukul 2:29 pm

    Wah coba deh , terasa nikmatnya buat hidup. Aku coba jalanin udah satu bulan. Emang pertama agak susah nyocokin menu makan belon lagi masalah rasa, aduh….. kayak nggak makan, bayangin harus ngunyah makan minimal 30 kali setiap suap. Tapi dinikmatin aja dan sekarang agak terasa hasilnya, badan terasa lebih segar, walau cuaca nggak bersahabat alhamdullilah tetap sehat.

    Balas
    • 6. mariasonhaji  |  Februari 20, 2009 pukul 10:28 pm

      bs full menjalani? wah, hebaat..sy sendiri masih berusaha, tp sekecil apa pun usaha & perubahan tetap akan ada hasilnya (meski belum optimal).. trims berbagi pengalamannya ya!..

      Balas
  • 7. dr.ivan h  |  Maret 12, 2009 pukul 12:52 am

    Sangat setuju dengan Prof. Hiromi Shinya. sesuai dg prinsip Beliau, kesehatan kita ditentukan oleh faktor bawaan keluarga dan faktor pola hidup yang dilakukan (dalam buku “The Miracle of Enzyme”, Beliau membahas dari segi pola makan dan makanan, tp peneliti lainnya membahas dari segi yg lain).

    Setiap kita mempunyai cacat genetik yang tidak tampak (ibarat mobil, cacat pabrik, analogi ini dikemukakan oleh Prof. Thomas J. Slaga, ahli farmasi, peneliti kanker dan gizi selama lebih dari 30tahun). Bila kita merawat tubuh (baik secara spritual, mental, dan fisik) dengan suatu kebiasaan/pola hidup yang baik (ada 7 menurut Don Colbert MD dalam bukunya, “The Seven Pillars of Health”), cacat ini tidak akan terekspresi, tapi kalau kita tidak menjalankan kebiasaan/pola hidup yang baik tsb, kita akan menuju suatu penyakit.

    Jadi kalau ada yang bertanya adakah Kebiasaan Gugun Gondrong yang menyebabkan ia terkena tumor di otak, jawabannya: tentu saja!!!

    Kalo ada yg bertanya apa kebiasaan itu, lebih jelas kalo membaca sendiri “The Seven Pilars of Health” karangan Don Colbert, MD, di sana beliau menguraikan secara lengkap.

    Balas
    • 8. mariasonhaji  |  Maret 12, 2009 pukul 1:00 am

      thanks infonya ya!

      Balas
  • 9. lupi pujiastuti  |  Maret 14, 2009 pukul 1:26 pm

    waaah thanks banget yaaaah bwt infonya yang berharga mudah-mudahan bermanfaat, yang paling penting selama kita sehat kita mesti tetep bersyukur pada Allah yang selalu memberi kita kesehatan makanya dengan cara mejaga tubuh kita dengan baik yaaa

    Balas
    • 10. mariasonhaji  |  Maret 15, 2009 pukul 12:18 am

      setuju..trims juga ya.. sudah berkunjung & memberi tanggapan

      Balas
  • 11. Sepvian Libryanne  |  Maret 19, 2009 pukul 4:41 am

    Saya baru nemu blog ini.kebetulan saya juga sementara baca bukunya.kebetulan saat ini saya bekerja di salah satu tempat yang cara pengobatannya mendekati dengan konsep dari Hiromi Shinya.
    Di Newstart, Trawas.Kalo pengen tau lebih lanjut, silahkan kunjungi http://www.newstartindonesia.com. ato telp ke 0343-885265.
    Senang bisa bergabung!!!

    Balas
    • 12. mariasonhaji  |  Maret 21, 2009 pukul 2:46 am

      trims sudah kesasar ke blog ini, he he he..sy dah liat ttg newstart, wah kayaknya asik juga ya tempat dan konsepnya.

      Balas
  • 13. santoso  |  Mei 18, 2009 pukul 2:42 am

    prinsip umum, makan halal tidak akan membahayakan. yang menjadi masalah adalah perlakuan kita terhadap makanan tersebut apakah kita memasukkan dengan porsi yang cukup.

    resep dari Allah dalam AlQuran, kita dipersilahkan makan makanan yang halal, baik , dan tidak berlebihan.

    Rasulullah SAW berkata : “Kami adalah kaum yang tidak makan kecuali kalau sudah lapar, dan kala makan kami tidak kekenyangan”.

    resep2 tersebut juga sangat dahsyat dalam melatih diri mengendalikan keinginan/ nafsu tiap hari. bukan urusan mudah bagi orang untuk makan “secukupnya” saat nafsu makan lagi besar dan tersedia makanan yang enak-enak.

    sikap di meja makan bisa jadi cermin sikap di kehidupan secara menyeluruh.

    Balas
    • 14. mariasonhaji  |  Mei 19, 2009 pukul 9:44 am

      setuju sekali Pak, terima kasih telah memberi tambahan pengetahuan, semoga juga berguna bagi pembaca lain

      Balas
  • 15. mamanyadama  |  Mei 23, 2009 pukul 3:28 pm

    Jadi semakin pengen beli bukunya…

    Balas
  • 16. KLIK DISINI  |  Juni 14, 2009 pukul 3:50 pm

    kami jug sudh baca buku tersebut.. termasuk sy sebagai distributor Produk Organik MELILEA yang sangat2 berhubungan dengan teori dr Hiromi Shinya..

    Simak web kami di http://kluborganik.com

    Balas
  • 17. rita tamby  |  Agustus 11, 2009 pukul 9:12 am

    saya baru selesai baca buku The Mircle of Enzym,
    menurut saya buku tersebut wajib dibaca bagi semua orang yg mau hidup sehat,setelah baca buku tersebut saya baru tau cara mengunyah makanan sangat berperan dalam menjaga kesetan,setelah saya mengunyah makanan dengan lebih lama,manfaatnya sangat terasa,
    disini saya mau membagi pengalam pola hidup sehat,saya sendiri sudah 11 tahun tidak pernah makan daging atau ikan dan sejenisnya,dan selama ini tidak pernah sakit,anti body saya sangat tinggi,karena sudah pernah teruji,saya sekamar tidur dengan orang yang flu berat tetapi saya tidak bisa tertular,orang dikantor flu saya juga aman2 saja tidak tertular,
    pola makan saya,Bangun padi saya minum air putih 2 gelas,lalu jalan pagi setengah jam,atau berenang,atau strekcing,jam 8 saya minum juice 1 gelas,kemudian jam 9 saya makan 1 biji apel.atau 1 piring pepaya atau 1 piring sayur mentah,lalu jam 10 saya sarapan ouat meal (kadang2 tidak makan) ,jam 11 saya minum air 1-2 gelas, jam 12 makan siang dengan nasi merah dan sayur tumis polos disertai beberapa potong tahu atau tempe,,saya jarang ngemil,diselang waktu menuju makan malam saya minum air putih saja,jam18 atau jam 19 saya makan malam dengan menu sederhana juga sayur rebus dengan perkedel jagung,menu makan tidak selalu sama ,tetapi hampir mirip2,malam jam 9 saya lakukan olahraga strekcing 1/2 jam jam 22 atau 23 saya sudah tidur bangun pagi jam 6,saya senang mempelajari pola hidup sehat,kalau anda ada pengalaman pola hidup sehat bolehlah bagi2 pengalaman saya bersedia sharing dengan orang2 yang membutuh kan ,

    Balas
    • 18. tutus dyniati  |  Juni 12, 2013 pukul 12:11 am

      hai.. pengalaman pengalaman anda sangat menarik sekali. ingin sekali sy ikut menerapkan pola makan spt anda tp bisakah…. mengingat sy sudah terlanjut mengidap penyakit bocor ginjal sejak 2008. mohon sarannya ya.. trims bgt

      Balas
      • 19. mariasonhaji  |  Maret 21, 2014 pukul 10:00 am

        jadi nggak enak nih.. saya blm menerapkan full kok. tapi intinya menahan diri dan bila melanggar segera kembali lagi. saya rasa untuk hal yang baik tidak ada kata terlambat.. semoga semangat menjalani hidup yang lebih sehat yaa

  • 20. mimim  |  Desember 29, 2009 pukul 5:16 pm

    aku setuju banget sama nih dokter saranya banyak sama dengan petuah Rosululoh SAW

    Balas
    • 21. mariasonhaji  |  April 1, 2014 pukul 11:57 am

      terima kasih..doakan ya yang ngasih saran juga bisa menjalankan..🙂

      Balas
  • 22. adysta  |  September 30, 2010 pukul 8:48 am

    saya baru baca bukunya dan bertekad ingin menjalaninya, salut buat rita tamby, semoga kita semua sehat selalu dan selalu dalam lindunganNya aamiiin YRA

    Balas
    • 23. mariasonhaji  |  Maret 3, 2012 pukul 5:33 pm

      Amiin..tks

      Balas
  • 24. Kirman Napikin Cirebon  |  Juli 29, 2011 pukul 1:48 am

    dapat info dari teman,ternyata ini cukup lengkap,tak ada kata telat mulai dari sekarang yooo…

    Balas
  • 25. maria ulfa darwito  |  Agustus 17, 2011 pukul 6:13 am

    wah g nyangka bakal ketemu pembaca prof. hiromi juga…alhamdulillah buku the miracle of enzym banyak membantu saya dalam menjalankan gaya hidup hemat enzym pangkal dan membantu pasien2 saya dengan keluhan2 sal pencernaan karena gaya hidup yg menguras enzim

    Balas
  • 26. edhini  |  Oktober 3, 2011 pukul 9:06 am

    bru nemu blog ini..terima kasih ya buat sharingnya, jadi kepingin baca bukunya pak Hiromi😀. Kebetulan seminggu ini saya sudah mulai membiasakan untuk pola makan sehat, dengan sarapan buah segar, mengurangi konsumsi olahan susu dan daging, serta olahraga rutin 2x seminggu. Alhamdulillah badan berasa lebih fit.:)

    Balas
  • 27. rini  |  Januari 29, 2012 pukul 5:31 pm

    like this

    Balas
    • 28. mariasonhaji  |  April 1, 2014 pukul 12:03 pm

      🙂

      Balas
  • 29. krisna  |  Maret 5, 2012 pukul 2:22 am

    ada yg kurang.di posisi airnya pak.definisi air tidak sekedar air tidak tercemar,tapi air dengan ph 8,5 atau disebut kangen water.bukan air RO atau air pam biasa yg mengandung klorin.

    Balas
    • 30. mariasonhaji  |  Maret 6, 2012 pukul 1:40 am

      trima kasih infonya ya

      Balas
    • 31. Aldhiaz Pradipta  |  Maret 8, 2012 pukul 7:31 am

      Nice info

      Balas
  • 32. Aldhiaz Pradipta  |  Maret 8, 2012 pukul 7:30 am

    wah saya juga baru baca bukunya, tapi belinya uda lama
    gak ngira kalau isinya memang sangat berguna dan menginspirasi

    tapi bagaimana denga steve jobs. Dimana dia adalah seorang vegetarian ketat tetapi meninggal karena terkena kanker di sepanjang usus 12 jari dan kelenjar pankreas?

    Balas
    • 33. mariasonhaji  |  April 4, 2012 pukul 1:06 pm

      suatu penyakit bisa timbul tergantung bbrp faktor. contoh seorang dengan kecenderungan (genetik) menderita diabetes bila bisa menjaga pola hidup/ makan yg baik bisa saja terhindar dari menderita penyakit tsb, begitu jg sebaliknya. selain itu faktor psikis jg sangat mempengaruhi kesehatan scr umum. meski sangat menjaga pola makan bila kita sering merasa marah atau dendam meski terpendam, saya rasa tdk baik pengaruhnya bagi tubuh. hidup menjaga hubungan baik dengan Allah dan sesama manusia akan memberi ketenangan dan sangat mempengaruhi kesehatan. dalam tulisan hiromi pun dipaparkan selain makanan-minuman (yg perlu diatur dgn baik) perlu jg istirahat yg cukup, meditasi dan kebahagiaan serta cinta. sy sendiri tdk sepakat dgn pola makan vegetarian, protein hewani tetap kita perlukan meski secara jumlah tdk perlu banyak apalagi kebanyakan. kembali ke kasus steve jobs, mnrt sy perlu dilihat faktor penyebab lain secara holistik selain pola makannya..trima kasih

      Balas
    • 34. walealrun  |  Juni 26, 2012 pukul 5:06 am

      Sedikit nambahain, saya sedang belajar juga tentang kesehatan dari Dr. Hiromi Sinya salah satunya. dan saya belajar banyak dari Erikar Lebang bisa di follow di @erikarlebang. beliau terbuka sekali dalam hal ilmu kesehatan.

      Mengenai steve jobs. vegetarian tidak sama dengan pola makan sehat. kenapa?

      karena vegetarian kebanyakan memasak sayurannya dengan panas tinggi. padahal enzym yg ada disayuran tidak tahan panas, dan ini dibutuhkan tubuh akan hilang.

      sayuran tersebut justru tidak dianggap oleh tubuh bahkan bisa menjadi bisa menjadi benda asing yang harus dilawan! dan untuk melawannya tubuh akan mengeluarkan sel darah putih.

      namun ketika jumlahnya dibatas normal sel darah putih justru akan menyerang balik sistem pertahanan tubuh sendiri (leuksitosis)

      Dan Dr. Hiromi menyarankan sayuran tersebut dimakan mentah. karena kandungan enzym, mineral dll masih tetap utuh dan sangat diterima oleh tubuh.

      Jadi vegetarian menurut saya sih sah2 saja. tapi perhatikan cara mengkonsumsinya. jangan terlalu sering makan sayuran yang diproses. pilihannya makan mentah atau dikukus sebentar saja.
      Insya ALLAH akan tetap sehat koq🙂

      Selamat Hidup Sehat ya..

      Balas
  • 35. ayu  |  Maret 14, 2012 pukul 9:17 am

    baru tahu ttg bukunya dr teman, blm sempet beli, tp info dr sini oke banget btw air yang baik sperti apa sdh pada tahu belum? yaitu air kangen (kangen water)

    Balas
  • 36. Nisa yusfiatun  |  Mei 25, 2013 pukul 5:10 am

    Mksh atas rangkumannya..Manfaat bngt..Buku nya smpet pinjem ke temen,tp ga ke baca aja..Akhirnya sepertinya lbh mudah n murah,tp praktknya sayuran n buah organik yg susah,harus tanam dipekarangan sndiri…Sbln ini sy lg food cmbning,tp blm berhasil…Malah ditambah ujian amandel bengkak sambil menunggu ibu sakit smpai akhirnya Alloh SWT lbh sayang untk mengistirahtkan ibu sy di usia 63thn…Jadi malah +galau hati ku…Hehe,,sy sdng berusaha lagi untk food combining ga ada jjn baso,nyeblak lagi…Perbanyak buah n sayur…Hehe

    Balas
    • 37. mariasonhaji  |  Maret 21, 2014 pukul 10:04 am

      Alhamdulillah bila bisa bermanfaat.. tak ada gading yang tak retak, tak ada yang sempurna..masih boleh kok sesekali makan bakso, semua ada waktunya..

      Balas
  • 38. norrany rachmat  |  Februari 9, 2014 pukul 8:47 am

    Terima kasih sudah mau berbagi, saya sangat setuju point tmbhn dari anda krn semua penyakit berasal dari-NYA dan manusia juga telah banyak diberi peringatan untuk berperilaku hidup sehat. Semoga kita semua peduli ϑengαn kesehatan Чǝлб bisa kita mulai dari diri kita sendiri.
    Wassalam

    Balas
    • 39. mariasonhaji  |  Maret 21, 2014 pukul 9:49 am

      terima kasih..

      Balas
  • 40. Riana Cynthiani  |  April 24, 2014 pukul 11:03 pm

    Hai sy juga koleksi buku2 nya Hiromi Shinya. Banyak sekali manfaatnya. Yang mau tau mengenai air Kangen silakan buka webside http://www.airkangenmujarab.com atau hub sy di 08159419337.

    Balas
    • 41. mariasonhaji  |  April 28, 2014 pukul 12:51 am

      terima kasih..

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


jumlah kunjungan

  • 124,344 kunjungan
September 2008
S S R K J S M
    Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

%d blogger menyukai ini: