7 kunci sehat ala Hiromi Shinya
September 21, 2008
Tadi pagi saya melihat acara di TV membahas penyakit tumor otak yang diderita Gugun Gondrong. Dari bincang-bincang tersebut salah seorang sahabat Gugun Gondrong mengungkapkan bahwa selama ini Gugun Gondrong tidak pernah mengeluh tentang penyakit kecuali sakit maag yang tidak lain adalah penyakit lambung. Selain itu, salah satu narasumber yang hadir pada acara tersebut menyatakan bahwa faktor makanan tidak ada kaitannya dengan kejadian tumor otak tersebut. Kalau saya mendengar pernyataan ini 1 minggu yang lalu mungkin saya tidak terlalu tertarik untuk mengomentarinya. Tapi karena saya baru saja menyelesaikan membaca buku The Mircle of Enzym-nya Hiromi Shinya, saya jadi tergelitik untuk memberi komentar. Bukan masalah Gugun Gondrong yang akan saya bahas (kalau musibah tersebut saya ikut berdoa semoga Allah segera memberi kesembuhan dan ia dapat sehat serta beraktifitas seperti sediakala) melainkan pernyataan makanan , sakit maag dan tumor otak yang menarik perhatian saya.
Dalam buku tersebut dikatakan bahwa makanan dan keadaan saluran pencernaan (antara lain lambung dan usus) berhubungan dengan timbulnya tumor entah jinak atau ganas, dan lebih jauh lagi dapat berhubungan dengan semua penyakit baik yang sudah muncul mau pun yang masih dorman (belum muncul).. Bagaimana hal tersebut dapat diterangkan?
Hiromi memaparkan bahwa seluruh tubuh dan funginya yang tak terhitung banyaknya dapat dipahami dengan sebuah kata kunci yaitu enzim. Makhluk hidup, entah manusia, hewan atau tumbuhan sekalipun tak akan dapat bertahan tanpa adanya enzim. Lebih dari 5000 jenis enzim vital diciptakan dalam sel-sel tubuh kita dan kita juga memproduksi enzim dengan menggunakan enzim yang terdapat di dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Bila kita kekurangan enzim tertentu atau yang lebih parah kehabisan enzim tertentu maka timbullah penyakit.
Sehingga secara umum, bila ingin menjaga kesehatan agar tidak terkena penyakit maka kita perlu memperhatikan apa, kapan dan bagaimana makanan dan minuman kita. Dan karena makanan dan minuman dapat ‘digunakan’ oleh sel-sel tubuh kita setelah melewati organ pencernaan, maka penting sekali menjaga agar lambung dan usus kita selalu sehat (dari pengalamannya sebagai ahli endoskopi gastrointestinal, ia memperlajari bahwa bila sistem pencernaan seseorang besih maka orang tersebut dapat melawan penyakit jenis apa pun dengan mudah, sebaliknya bila sistem pencernaan seseorang tidak bersih orang tersebut rentan menderita suatu penyakit)
Untuk singkatnya ada beberapa faktor yang harus dilakukan (atau dihindari) untuk menjaga agar karakteristik lambung dan usus tetap baik yang oleh Dr. Shinya disebut 7 kunci untuk hidup sehat :
- Menu makanan yang baik, yaitu terdiri dari :
- 85-90% makanan nabati berupa biji-bijian, sayuran dan buah-buahan (yang paling baik adalah yang ditanam secara organik, karena bahan kimia hanya memboroskan ‘energi dan enzim’ yang sebenarnya bisa dipakai untuk keperluan lain tubuh kita ).
- Sekitar 10-15% berupa protein, sumber paling baik adalah ikan kecil (karena ikan besar mengandung merkuri) dan konsumsi daging sapi atau domba harus dibatasi atau dihindari.
- Makanan dan bahan yang harus dihindari/dibatasi : teh hijau jepang, teh cina, kopi, makanan yang manis dan gula, nikotin, alkohol, cokelat, lemak dan minyak, garam meja biasa (gunakan garam laut yang mengandung mineral)
- Cara makan yang baik adalah berhenti makan 4-5 jam sebelum tidur, mengunyah setiap suap 30-50 kali, makan buah atau minum jus 30-60 menit sebelum waktu makan dan konsumsilah lebih banyak makanan mentah atau dikukus sebentar ( menggoreng sangat tidak dianjurkan),
- Mengkonsumsi air yang baik yaitu air yang memiliki kekuatan reduksi yang besar, yang belum terpolusi oleh zat-zat kimia.
- Orang dewasa sebaiknya minum 6-10 gelas setiap hari
- Minum 1-3 gelas air setelah bangun tidur pagi hari
- Minum 2-3 gelas air sekitar 1 jam sebelum setiap waktu makan
- Pembuangan yang teratur (jangan gunakan obat pencahar)
- Olah raga secukupnya (olah raga berlebihan justru akan menghasilkan sejumlah radikal bebas yang besar)
- Istirahat yang cukup
a. Pergi tidur pada waktu yang sama setiap malam dan dapatkan tidur 6-8 jam tanpa terputus
b. Lakukan tidur singkat setelah makan siang (sekitar 30 menit)
6. Pernapasan dan meditasi
a. Bermeditasi
b. Berpikiran positif
c. Kenakan pakaian longgar yang tidak menyesakkan napas
7. Kebahagiaan dan cinta
a. Kebahagiaan dan cinta akan meningkatkan faktor enzim tubuh, terkadang bagai keajaiban
b. Luangkan waktu untuk sikap menghargai
c. Hidup penuh semangat dan hadapi hidup, pekerjaan dan orang-orang yang Anda cintai dengan sepenuh hati.
Saya sangat sependapat dengan Hiromi, dan menurut saya ada satu hal yang sangat penting yang perlu ditambahkan untuk mendapatkan kesehatan yang utuh lahir dan batin, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berusaha mematuhi segala perintah-Nya dan berusaha menjauhi segala larangan-Nya. Memang, menjaga kesehatan cukup sulit, butuh pengorbanan dan terkadang cukup mahal harganya. Tetapi bila kita sakit, tidak saja lebih mahal harganya, melainkan juga lebih terasa sulitnya..Bagaimana pendapat Anda?
Entry Filed under: Kesehatan umum, Sekedar komentar. Tag: artikel, health, kesehatan.
17 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
macanang | Desember 29, 2008 at 2:32 am
makasih infonya..
aku juga baru beli bukunya..
salam
2.
mariasonhaji | Desember 29, 2008 at 9:09 am
Sama-sama..Selamat membaca deh kalo gitu..Salam juga ya
3.
cheriatna | Februari 2, 2009 at 1:35 am
selain dah baca bukunya aku juga coba bisnis makanan organiknya lewat blog kunjungi yah…!
4.
mariasonhaji | Februari 3, 2009 at 12:59 am
okey, trims infonya ya!
5.
wied rus | Februari 7, 2009 at 2:29 pm
Wah coba deh , terasa nikmatnya buat hidup. Aku coba jalanin udah satu bulan. Emang pertama agak susah nyocokin menu makan belon lagi masalah rasa, aduh….. kayak nggak makan, bayangin harus ngunyah makan minimal 30 kali setiap suap. Tapi dinikmatin aja dan sekarang agak terasa hasilnya, badan terasa lebih segar, walau cuaca nggak bersahabat alhamdullilah tetap sehat.
6.
mariasonhaji | Februari 20, 2009 at 10:28 pm
bs full menjalani? wah, hebaat..sy sendiri masih berusaha, tp sekecil apa pun usaha & perubahan tetap akan ada hasilnya (meski belum optimal).. trims berbagi pengalamannya ya!..
7.
dr.ivan h | Maret 12, 2009 at 12:52 am
Sangat setuju dengan Prof. Hiromi Shinya. sesuai dg prinsip Beliau, kesehatan kita ditentukan oleh faktor bawaan keluarga dan faktor pola hidup yang dilakukan (dalam buku “The Miracle of Enzyme”, Beliau membahas dari segi pola makan dan makanan, tp peneliti lainnya membahas dari segi yg lain).
Setiap kita mempunyai cacat genetik yang tidak tampak (ibarat mobil, cacat pabrik, analogi ini dikemukakan oleh Prof. Thomas J. Slaga, ahli farmasi, peneliti kanker dan gizi selama lebih dari 30tahun). Bila kita merawat tubuh (baik secara spritual, mental, dan fisik) dengan suatu kebiasaan/pola hidup yang baik (ada 7 menurut Don Colbert MD dalam bukunya, “The Seven Pillars of Health”), cacat ini tidak akan terekspresi, tapi kalau kita tidak menjalankan kebiasaan/pola hidup yang baik tsb, kita akan menuju suatu penyakit.
Jadi kalau ada yang bertanya adakah Kebiasaan Gugun Gondrong yang menyebabkan ia terkena tumor di otak, jawabannya: tentu saja!!!
Kalo ada yg bertanya apa kebiasaan itu, lebih jelas kalo membaca sendiri “The Seven Pilars of Health” karangan Don Colbert, MD, di sana beliau menguraikan secara lengkap.
8.
mariasonhaji | Maret 12, 2009 at 1:00 am
thanks infonya ya!
9.
lupi pujiastuti | Maret 14, 2009 at 1:26 pm
waaah thanks banget yaaaah bwt infonya yang berharga mudah-mudahan bermanfaat, yang paling penting selama kita sehat kita mesti tetep bersyukur pada Allah yang selalu memberi kita kesehatan makanya dengan cara mejaga tubuh kita dengan baik yaaa
10.
mariasonhaji | Maret 15, 2009 at 12:18 am
setuju..trims juga ya.. sudah berkunjung & memberi tanggapan
11.
Sepvian Libryanne | Maret 19, 2009 at 4:41 am
Saya baru nemu blog ini.kebetulan saya juga sementara baca bukunya.kebetulan saat ini saya bekerja di salah satu tempat yang cara pengobatannya mendekati dengan konsep dari Hiromi Shinya.
Di Newstart, Trawas.Kalo pengen tau lebih lanjut, silahkan kunjungi http://www.newstartindonesia.com. ato telp ke 0343-885265.
Senang bisa bergabung!!!
12.
mariasonhaji | Maret 21, 2009 at 2:46 am
trims sudah kesasar ke blog ini, he he he..sy dah liat ttg newstart, wah kayaknya asik juga ya tempat dan konsepnya.
13.
santoso | Mei 18, 2009 at 2:42 am
prinsip umum, makan halal tidak akan membahayakan. yang menjadi masalah adalah perlakuan kita terhadap makanan tersebut apakah kita memasukkan dengan porsi yang cukup.
resep dari Allah dalam AlQuran, kita dipersilahkan makan makanan yang halal, baik , dan tidak berlebihan.
Rasulullah SAW berkata : “Kami adalah kaum yang tidak makan kecuali kalau sudah lapar, dan kala makan kami tidak kekenyangan”.
resep2 tersebut juga sangat dahsyat dalam melatih diri mengendalikan keinginan/ nafsu tiap hari. bukan urusan mudah bagi orang untuk makan “secukupnya” saat nafsu makan lagi besar dan tersedia makanan yang enak-enak.
sikap di meja makan bisa jadi cermin sikap di kehidupan secara menyeluruh.
14.
mariasonhaji | Mei 19, 2009 at 9:44 am
setuju sekali Pak, terima kasih telah memberi tambahan pengetahuan, semoga juga berguna bagi pembaca lain
15.
mamanyadama | Mei 23, 2009 at 3:28 pm
Jadi semakin pengen beli bukunya…
16.
KLIK DISINI | Juni 14, 2009 at 3:50 pm
kami jug sudh baca buku tersebut.. termasuk sy sebagai distributor Produk Organik MELILEA yang sangat2 berhubungan dengan teori dr Hiromi Shinya..
Simak web kami di http://kluborganik.com
17.
rita tamby | Agustus 11, 2009 at 9:12 am
saya baru selesai baca buku The Mircle of Enzym,
menurut saya buku tersebut wajib dibaca bagi semua orang yg mau hidup sehat,setelah baca buku tersebut saya baru tau cara mengunyah makanan sangat berperan dalam menjaga kesetan,setelah saya mengunyah makanan dengan lebih lama,manfaatnya sangat terasa,
disini saya mau membagi pengalam pola hidup sehat,saya sendiri sudah 11 tahun tidak pernah makan daging atau ikan dan sejenisnya,dan selama ini tidak pernah sakit,anti body saya sangat tinggi,karena sudah pernah teruji,saya sekamar tidur dengan orang yang flu berat tetapi saya tidak bisa tertular,orang dikantor flu saya juga aman2 saja tidak tertular,
pola makan saya,Bangun padi saya minum air putih 2 gelas,lalu jalan pagi setengah jam,atau berenang,atau strekcing,jam 8 saya minum juice 1 gelas,kemudian jam 9 saya makan 1 biji apel.atau 1 piring pepaya atau 1 piring sayur mentah,lalu jam 10 saya sarapan ouat meal (kadang2 tidak makan) ,jam 11 saya minum air 1-2 gelas, jam 12 makan siang dengan nasi merah dan sayur tumis polos disertai beberapa potong tahu atau tempe,,saya jarang ngemil,diselang waktu menuju makan malam saya minum air putih saja,jam18 atau jam 19 saya makan malam dengan menu sederhana juga sayur rebus dengan perkedel jagung,menu makan tidak selalu sama ,tetapi hampir mirip2,malam jam 9 saya lakukan olahraga strekcing 1/2 jam jam 22 atau 23 saya sudah tidur bangun pagi jam 6,saya senang mempelajari pola hidup sehat,kalau anda ada pengalaman pola hidup sehat bolehlah bagi2 pengalaman saya bersedia sharing dengan orang2 yang membutuh kan ,