Archive for September, 2008
Kisah 8 dirham yang penuh berkah
Pagi itu Rasulullah SAW nampak sekali sibuk memperhatikan bajunya dengan cermat, baju yang tinggal satu-satunya itu ternyata sudah usang. Dengan rizki uang delapan dirham, beliau segera menuju pasar untuk membeli baju.
Di tengah perjalanan, beliau bertemu dengan seorang wanita yang sedang menangis. Ternyata ia kehilangan uangnya. Dengan kemurahan hati beliau memberikan 2 dirham untuknya. Tidak hanya itu, beliau juga berhenti sejenak untuk menenangkan wanita itu.
Setelah itu, Rasulullah lalu melangkah ke pasar, beliau langsung mencari barang yang diperlukannya. Dibelinya sepasang baju dnegan harga 4 dirham lalu bergegas pulang. Di tengah perjalanan, beliau bertemu dengan seorang tua yang telanjang. Dengan iba, orang itu memohon sepotong baju yang baru dibelinya. Karena tidak tahan melihatnya, beliau langsung membeikan baju itu. Maka kembalilah beliau ke pasar untuk membeli baju lagi dengan uang tersisa 2 dirham, tentu saja kualitasnya lebih kasar dan jelek dari sebelumnya.
Ketika hendak pulang lagi, Rasulullah kembali bertemu dengan wanita yang menangis tadi. Wanita itu nampak bingung dan gelisah, takut pulang karena khawatir dimarahi majikannya akibat sudah terlambat. Dengan kemuliaan hati beliau , Rasul langsung menyatakan kesanggupan untuk mengantarkannya.
”Assalamu’alaikum warahmatullah”, sapa Rasulullah saw ketika sampai rumah. Mereka yang di dalam semuanya terdiam, padahal mendengarnya. Ketika tak terdengar jawaban, Rasulullah saw memberi salam lagi dengan keras. Tetap tak terdengar jawaban. Rasul pin mengulang untuk yang ketiga kali dengan suara lantang, baru mereka menjawab dengan serentak.
Rupanya hati mereka diliputi kebahagiaan dengan kedatangan Nabi. Mereka menganggap salam Rasulullah saw sebagai berkah dan ingin terus mendengarnya. Rasulullah lalu mengutarakan ,”Pembantumu ini terlambat dan tidak berani pulang sendirian. Sekiranya dia harus menerima hukuman, akulah yang akan menerimanya”. Mendengar ucapan itu, mereka kaguma akan akan budi perkerti beliau. Mereka akhirnya menjawab, ” Kami telah memaafkannya, dan bahkan membebaskannya.
Budak itu bahagia tak terkira, tak terhingga rasa terima kasihnya kepada baginda Rasul. Lalu ia bersyukur atas karunia Allah swt atas kebebasannya. Rasulullah saw pulang dengan hati gembira karena telah terbebas satu perbudakan dengan mengharap ridha Allah swt. Beliau pun berujar,”Belum pernah kutemui berkah 8 dirham sebagaimana hari ini. Delapan dirham yang mampu mengamankan seseorang dari ketakutan, 2 orang yang membutuhkan serta memerdekakan seorang budak”.
Demikian kisah Rasulullah dengan 8 dirhamnya yang menjadi berkah. Meski hidup sederhana beliau sangat murah hati dan banyak bersedekah. Suatu sikap mulia dan semoga kita bisa berusaha meneladaninya.
Sumber : Bening, Media Komunikasi BAZNAS
1 comment September 26, 2008
Benarkah memberi uap panas pada wajah dapat menyembuhkan jerawat?
Telah diketahui beberapa faktor yang dapat memperburuk jerawat. Menghindarinya akan membantu untuk mendapatkan hasil pengobatan jerawat yang optimal dan juga mencegah jerawat kambuh setelah pengobatan yang berhasil. Apa saja faktor tersebut? Di bawah ini akan dipaparkan secara singkat.
- Memencet jerawat. Tindakan ini akan menyebabkan timbulnya ‘luka’ yang memudahkan bakteri ikut memperburuk situasi dan sekaligus juga menambah radang. Hasil yang didapat justru bekas jerawat menjadi jaringan parut yang dalam, lebih gelap dan permanen.
- Pada wanita : menjelang haid. Pada sekitar 40% wanita akan timbul jerawat menjelang haid. Ini sehubungan dengan fluktuasi normal hormon. Jerawat biasanya akan segera hilang setelah haid selesai. Untuk mengurangi hal ini, dapat digunakan krim anti-jerawat tertentu.
- Stres. Jerawat akan memburuk dalam keadaan stres, gelisah, cemas dan tegang. Untuk memperbaikinya disarankan mempelajari cara-cara mengurangi stres dan teknik relaksasi.
- Krim dan obat-obat oles tertentu. Beberapa krim yang dapat memperburuk jerawat diantaranya adalah yang berbahan dasar minyak. Obat tertentu untuk eksim bila tidak digunakan dengan tepat dapat memperburuk situasi.
- Obat. Beberapa obat (minum) telah ditengarai dapat memicu timbulnya jerawat seperti obat yang mengandung hormon tertentu.
- Kosmetik. Sebagian besar orang dapat memakai kosmetik tanpa efek samping, tetapi, terdapat sebagian kecil yang mengalami jerawat setelah pemakaian kosmetik. Yang sering tidak disadari adalah bahwa jerawat karena kosmetik ini tidak langsung timbul tetapi terjadinya beberapa bulan setelah pemakaian kosmetik tersebut. Untuk menguranginya, sebagai panduan umum pakailah kosmetik yang dikeluarkan oleh persahaan yang mempunyai reputasi baik dan terdapat label non-komedogenik.
- Pekerjaan. Pekerjaan yang berhubungan dengan bahan kimia tertentu dapat juga memperburuk jerawat. Seperti insoluble cutting oils , crude petroleum, diesel oil dan halogenated aromatic hydrocarbon (pada pabrik konduktor, insulator, insektisida, fungisida dan herbisida)
- Iklim. Pada cuaca panas, kelembaban tinggi dan lingkungan kerja seperti di dapur dan ruang setrika, biasanya jerawat dapat memburuk. Belum diketahui dengan pasti mengapa hal ini terjadi. Tetapi telah diketahui bahwa lapisan terluar kulit akan membengkak pada kondisi tersebut dan ini justru akan menutup pori-pori sehingga timbullah jerawat. Hal yang sama juga terjadi bila kita memberi uap panas (artifisial) pada wajah. Banyak orang berkeyakinan tindakan ini akan membuka pori-pori mereka, padahal yang sesungguhnya terjadi adalah seperti penjelasan di atas….
Sumber : Acne, facts and tips for clear skin, National Skin Centre. Singapore
6 comments September 25, 2008
Kenali faktor-faktor yang mempercepat penuaan dini pada kulit
Terdapat dua proses utama pada penuaan kulit yaitu intinsik dan ekstrinsik. Proses intrinsik (dari dalam/penuaan kronologis) terjadi karena secara genetik perubahan-perubahan pada kulit telah terprogram. Bila proses ekstrinsik tidak ada, maka penuaan kulit akibat proses intrinsik ditandai dengan kulit yang cenderung halus dengan garis-garis yang lebih jelas pada ekstpresi wajah. Sebenarnya, kulit kita mulai menua sejak kita dilahirkan tetapi penuaan ini meningkat dan tampak secara nyata ketika kita mulai berusia 20 tahun.
Tetapi seringkali seseorang tampak lebih tua dari umurnya dan ini disebabkan terjadinya proses penuaan dini atau proses ekstrinsik. Ini terjadi terutama pada area yang terekspos seperti wajah, leher, dan punggung tangan. Proses ekstrinsik disebabkan berbagai faktor dari luar yang sebenarnya dapat diusahakan untuk dikurangi.
Faktor eksternal apa saja yang mempercepat terjadinya penuaan kulit?
- Kerusakan karena sinar ultraviolet (UV) dalam waktu lama (kronis) pada kulit. Sinar UV adalah sinar yang tidak tampak yang berasal dari matahari. Paparan terhadap sinar matahari yang terus-menerus bertanggung jawab terhadap 80% penuaan kulit pada wajah. Sinar matahari dapat meningkatkan enzim metaloproteinase yang dapat memcah kolagen yang selanjutnya dapat mengakibatkan kerutan pada kulit. Paparan sinar matahari juga dapat meningkatkan produksi pigmen pada kulit. Serat elastik juga menurun sehingga kulit kehilangan elastisitas. Selain itu, radikal bebas yang dihasilkan dapat menambah kerusakan kolagen dan serat elastik.
- Merokok. Telah diamati sejak lama, terjadi penuaan dini berupa timbulnya kerutan-kerutan pada perokok –terutama perokok perempuan. Perubahan lain yang berhubungan dengan rokok adalah kulit berwarna abu-abu pucat, proses penyembuhan yang lambat bila terjadi luka dan meningkatnya risiko untuk timbulnya kanker di mulut. Seperti halnya sinar UV, merokok juga menyebabkan timbulnya radikal bebas dan menyebabkan protein yang memecah kolagen dan serat elastik. Belum lagi, merokok juga kelembaban kulit. Menurunnya aliran darah ke kulit akibat penyempitan pembuluh darah kecil juga menyebabkan tertimbunnya ’sampah toksik’ di kulit.
- Pengaruh ekspresi. Ekspresi tertentu pada wajah yang menjadi kebiasaan selama bertahun-tahun pada awalnya hanya menghasilkan kerutan pada saat wajah digerakkan, tetapi lambat laun menjadi permanen. (Sehingga benar adanya ungkapan lama bahwa bila sering marah jadi cepat tua, karena ekspresi pada waktu marah menimbulkan beberapa kerutan yang lama-lama menjadi permanen)
- Lingkungan dengan kelembaban yang rendah. Pada kondisi ini, kulit lebih sedikit memproduksi minyak dan cenderung lebih banyak air yang hilang lewat kulit. Ini menyebabkan kulit menjadi kering, kasar dan kusam.
Bagaimana mencegah penuaan dini pada kulit?
Tentunya dengan mengatasi penyebab, yaitu faktor-faktor yang telah disebutkan di atas seperti menghindari paparan sinar matahari yang kronis ( bahkan harus dikurangi sejak masa anak-anak), tidak merokok, menghindari mengernyitkan wajah secara berlebihan dan bila harus sering terkena AC maka pelembab harus secara rutin dipakai.
6 comments September 23, 2008
Ayah mencuri harta milik sang anak. Bagaimana?
Dikisahkan, saat Rasulullah masih hidup, datanglah seorang pemuda yang mengadu kepada Beliau tentang ayahnya yang suka mencuri harta milik sang anak. Rasul SAW berujar : “Panggilah ayahmu untuk menghadapku”.
Saat pemuda itu pergi untuk memanggil ayahnya, maka datanglah Malaikat Jibril AS menghampiri Rasulullah SAW. Jibril berkata : “ Wahai Muhammad, bila ayah pemuda itu datang, maka tanyakanlah padanya apa yang telah ia ucapkan dalam hati dan tidak terdengar oleh kedua telinganya”.
Beberapa saat kemudian, sang pemuda datang menghadap Rasulullah sambil membawa ayahnya. “ Wahai Bapak, anakmu mengadu bahwa engkau telah mencuri hartanya, apakah hal ini benar?”
Maka sang ayah menjawab, “ Ya Rasul, silakan tanya kepadanya telah aku apakan uangnya, apakah aku berikan kepada bibinya atau aku makan sendiri?”
Rasulullah SAW lalu menukas,”Izinkan aku untuk tidak membahas hal ini. Namun bolehkah aku tahu apa yang telah kau ucapkan dalam hati dan tidak terdengar oleh kedua telingamu?”
“Demi Allah, aku semakin percaya bahwa engkau adalah utusan Allah. Aku memang telah mengucapkan sesuatu dalam hati yang tiada terdengar oleh kedua telinga ini”, ujar sang ayah.
Kata Rasul, “Sampaikanlah ucapanmu itu!” Ayah pemuda tadi lalu membaca sebuah syair yang ia gubah untuk si pemuda buah hati dan belahan jiwanya.
Saat engaku lahir aku memberimu makanan
Saat kau beranjak besar, aku selalu setia menjagamu
Engkau diberi minum atas jerih payahku
Jika kau sakit, di malam hari selama itu, mataku tak terpejam
Hingga tubuhku limbung sebab kantuk yang menyerang
Seolah akulah yang sakit, bukan engkau
Wahai anakku, aku meneteskan air mata sebab khawatir engkau akan mati
Padahal aku tahu bahwa ajal manusia telah digariskan
Saat engkau beranjak dewasa, saat di mana telah pantas aku menggantungkan diri padamu
Kau balas diriku dengan kekerasan dan kekasaran
Seakan engkau adalah satu-satunya pemberi kebaikan padaku
Andai saja ketika itu tak dapat ku penuhi hakku sebagai ayah
Kau perlakukan aku tak ubahnya seperti seorang jiran yang hidup bertetangga.
Usai mendengar syair tersebut, Rasulullah SAW terharu lalu menghardik sang anak dengan sabdanya,” Anta wa maaluka li abiika. Engkau dan hartamu adalah milik ayahmu.” (HR. Abu Daud & Ibnu Majah)
Kisah di atas saya kutip dari majalah Wanita (suplemen Republika) edisi September 2008 mengajarkan pentingnya menyayangi dan berbakti kepada orangtua. Bahkan, bagaimanapun keadaannya. Apalagi bila orangtua kita lebih baik dari seorang ayah di kisah tersebut. Semoga bermanfaat & dapat menjadi bahan renungan bagi saya dan pembaca…
1 comment September 23, 2008
Waspadai sinar matahari!
Banyak yang menganggap bahwa sinar matahari adalah sumber vitamin D yang sangat penting bagi kita, padahal kenyataannya kita tidaklah seperti tumbuhan yang sangat memerlukan sinar matahari untuk tumbuh dan mempertahankan kehidupan secara langsung. Pada masyarakat yang hidup sehat (tidak/jarang mengkonsumsi junk food) kebutuhan vitamin D sudah tercukupi dari diet normal sehari-hari.
Efek yang lebih nyata akibat paparan sinar matahari secara langsung pada manusia justru efek yang berbahaya terutama pada kulit dan mata. Sehingga, seperti halnya olah raga dan diet yang seimbang, maka melindungi diri dari paparan sinar matahari juga merupakan hal yang penting, baik untuk menjaga kesehatan sekaligus penampilan.
Beberapa tahun terakhir, efek buruk akibat paparan sinar matahari lebih berbahaya dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan berkurangnya lapisan ozon pada atmosfir bumi. Kita ketahui bahwa lapisan ini berfungsi sebagai ‘protective filter’ untuk melindungi kita dari radiasi ultraviolet yang berbahaya.
Untuk lebih jelas, di bawah ini akan disebutkan beberapa bahaya yang ditimbulkan oleh paparan sinar matahari.
- Sunburn (kulit terbakar)
- Fototoksik ( reaksi tidak menyenangkan yang timbul setelah seseorang mengkonsumsi makanan/ obat tertentu atau mengaplikasikan bahan kimia atau ekstrak tumbuhan tertentu pada kulit)
- Chloasma/ melasma (flek pada wajah)
- Penuaan dini dan precancer
- Kanker kulit
- Menurunkan kekebalan tubuh
- Kerusakan mata
Sebagai penduduk negara tropis, tentunya kita tidak mungkin setiap hari menghindari dari sinar matahari. Lantas, bagaimana solusinya? Salah satunya adalah dengan pemakaian tabir surya. Tetapi, meski dengan pemakaian tabir surya yang tepat (memilih yang SPFnya tepat, sediaannya tepat, kandungannya tepat, dipakai sekitar 30 menit sebelum terpapar matahari, dlsb), bukan berarti kita boleh ’menantang’ sinar matahari. Tetap sebisa mungkin menghindari paparan sinar matahari langsung dalam waktu yang lama.
Selain itu, karena sinar matahari juga berbahaya bagi mata, maka pakailah selalu ’kaca mata pelindung’ (sunglasses) bila berada di luar ruangan dan terpapar radiasi sinar matahari. Kacamata pelindung ini bukan hanya melindungi mata, tetapi juga melindungi kulit sekitar mata. Karena bila terkena silau kita cenderung memicingkan mata, dan bila ini terjadi terus-menerus, maka kulit sekitar mata kita akan lebih cepat keriput. Seperti halnya pemilihan tabir surya, maka penting juga memperhatikan pemilihan kaca mata pelindung (seberapa besar perlindungan yang akan diberikan, warna/ kadar gelap dari lensa, ukuran yang tepat dlsb)
Sumber : How to have younger looking skin every day, Karen Burke M.D, Ph.D.
Add comment September 23, 2008
Bagaimana cara memilih tabir surya?
Seringkali kita mendengar bahwa untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari, kita diwajibkan memakai tabir surya (sun screen). Tetapi karena produk tabir surya tersedia dalam berbagai bentuk (krim, gel, lotion, salep) dengan SPF yang bermacam-macam pula, terkadang jadi bingung untuk memilihnya. Di sini saya akan memaparkan seluk beluk tabir surya yang bersumber dari buku “How to have younger looking skin every day” yang ditulis oleh Karen Burke M.D, Ph.D. seorang ahli kulit dan peneliti yang berdomisili di New York dan salah seorang staf Cabrini Medical Center.
Tabir surya sesungguhnya bukan sekedar kosmetik, melainkan termasuk golongan obat-obatan yang berarti seluruh kandungannya harus melewati uji untuk membuktikan keamanan dan ke-efektifan-nya. Tiap bagian dari formulasi tabir surya juga harus diperiksa sebelum dijual untuk memperlihatkan sun protection factor (SPF) yang dipunyai.
Sun Protection Factor
Pertama-tama, perlu diketahui bahwa semakin tinggi SPF, maka semakin terlindung pula kulit kita dari pengaruh sinar matahari. SPF menggambarkan setelah berapa lama kulit yaang dilindungi tabir surya mengalami sunburn (terbakar) dibandingkan dengan kulit yang tidak dilindungi tabir surya. Contohnya, bila secara alami kulit anda terbakar setelah 20 menit terpapar sinar matahari tanpa perlindungan, maka dengan perlindungan tabir surya SPF 15 anda baru akan mengalami kulit terbakar dengan derajat yang sama setelah 15×20 menit atau 5 jam.
Berbagai macam tabir surya
Kandungan tabir surya pada dasarnya terdiri dari 2 macam yaitu fisika dan kimia. Tabir surya fisika seperti zinc oxide dan micronized titanium dioxide dapat menghalangi seluruh radiasi ultraviolet(UV) karena bertindak sebagai penghalang fisik yang memantulkan cahaya melalui permukaan kulit. Sedangkan yang kimia berfungsi menyerap ultraviolet dengan panjang gelombang tertentu. Contoh tabir surya kimia adalah para-aminobenzoic acid (PABA) dan turunannya (PABA ester) , sinamat, salisilat (ketiga tipe ini hanya menyerap ultraviolet B/UVB), benzophenon (hanya menyerap ultraviolet A/ UVA), dan antranil (yang dapat menyerap UVA maupun AVB). PABA dan PABA ester adalah tabir surya kimia yang paling efektif menyerap UVB tetapi sayangnya keduanya cenderung menyebabkan alergi. Untuk memilih tabir surya, penting diperhatikan untuk memilih yang dapat memberi perlindungan baik UVA maupun UVB.
Waterproof dan water-resistant
Tabir surya water-resistant berarti tabir surya tersebut akan dapat bertahan sampai 40 menit setelah berenang atau terkena keringat setelah melakukan olah raga. Sedangkan tabir surya waterproof bertahan sampai 80 menit. Bila anda sering berenang atau berolahraga yang menghasilkan banyak keringat, disarankan memakai tabir surya waterproof dan ulangilah pemakaiannya paling tidak setelah 1- 2 jam. Perlu diketahui bahwa kulit yang basah akan menyerap lebih banyak radiasi UV karena lapisan terluar kulit lebih transparan dan ketika berenang hal tersebut akan memantulkan cahaya dari permukaan air.
Gel, lotion, krim atau salep?
Untuk memilih bentuk tabir surya yang cocok, ini tergantung jenis kulit anda. Bila kulit anda cenderung untuk berminyak dan mudah untuk timbul jerawat, maka pilihlah tabir surya dengan micronized titanium dioxide atau bentuk gel atau dengan bahan dasar alkohol. Tetapi bentuk gel dan bahan dasar alkohol ini dapat meng-iritasi kulit kering. Sebaliknya, bentuk krim dapat melembabkan kulit tetapi dapat ’tercuci’ dengan mudah. Terkadang untuk satu orang perlu lebih dari satu tabir surya, contohnya seseorang dengan kulit wajah tipe berminyak tetapi tangan dan badan memiliki tipe kulit kering. Untuk orang tersebut dapat dipakai tabir surya bentuk gel untuk wajah dan bentuk krim untuk tangan dan badan.
1 comment September 22, 2008
Jerawat … apa itu ?
Jerawat…yaa jerawat, siapa sih orang yang nggak mengenal kata yang satu ini? Banyak orang, utamanya remaja pernah dipusingkan dengan jerawat. Dari sedikit pusing karena hanya 1-2 jerawat muncul waktu mau datang bulan, sampai yang bikin pusing tujuh keliling bahkan stres berat karena wajah dipenuhi jerawat.. Berbagai usaha dilakukan untuk mengenyahkan ’asesori’ yang tidak diinginkan ini. Saran dari tetangga, sesepuh, teman, iklan dan lain sebagainya telah dilakukan. Tapi, terkadang semakin berusaha disingkirkan justru semakin banyak yang muncul. Selain itu, mitos-mitos seputar jerawat pun simpang siur sehingga menambah bingung bagi penderita jerawat untuk mengatasinya. Karena itu, di sini saya akan berbagi berbagai hal tentang jerawat yang sumbernya sebagian besar saya ambil dari ”Acne, facts and tips for clear skin” dari National Skin Center Singapura. Dengan pengetahuan yang benar, diharapkan penderita jerawat dapat mengatasinya dengan benar pula, sehingga masalah dapat diatasi tanpa menimbulkan masalah baru…
Apakah Jerawat itu?
Jerawat adalah keradangan kelenjar yang memproduksi sebum atau minyak pada kulit, yang menghasilkan terbentuknya komedo tertutup (whiteheads), komedo terbuka (blackheads), atau benjolan yang meradang berwarna merah dan berisi nanah. Jerawat paling sering muncul (80%) pada remaja dan dewasa muda usia 11-30 tahun. Jerawat terbentuk karena keterlibatan berbagai faktor yaitu genetik, hormon, produksi sebum yang berlebihan, tertutupnya pori-pori, bakteri dan respon kekebalan tubuh.
Faktor-faktor apa saja yang membuat jerawat semakin memburuk?
Banyak faktor yang membuat jerawat menjadi semiakin memburuk. Diantaranya adalah :
- Memencet jerawat
- Pada 40% wanita jerawat timbul ketika akan menstruasi
- Stres
- Pemakaian krim dan obat oles yang tidak semestinya
- Konsumsi obat-obatan tertentu
- Iklim
- Pekerjaan
Mitos-mitos yang berkembang seputar jerawat…
- Makanan tertentu menyebabkan jerawat
- Makanan berwarna hitam menyebabkan bekas jerawat menjadi hiperpigmentasi (kehitaman)
- Memencet jerawat mdapat membuka pori-pori dan membantu penyembuhan jerawat
- Higiene yang buruk menyebabkan jerawat
- Semua make-up harus dihindari
- Sinar matahari memperburuk jerawat
Faktanya…
Menurut literatur, belum ada bukti bahwa diet berperan penting pada timbulnya jerawat sehingga sebenarnya pembatasan yang kaku terhadap makanan-makanan yang dianggap ’penyebab jerawat’ seperti coklat, kacang, gorengan tidaklah perlu dilakukan. Untuk menjaga kesehatan secara umum disarankan diet dengan tinggi serat, rendah lemak, garam serta membatasi gula.
Mengenai makanan gelap seperti kopi, yang disebutkan mengakibatkan hiperpigmentasi (warna kulit kehitaman) pada proses penyembuhan jerawat, secara medis tidak terbukti. Faktanya, kehitaman pada kulit disebabkan hasil dari proses peradangan.
Memencet-mencet jerawat adalah kebiasaan yang buruk yang sering dilakukan penderita dan bukannya jerawat menyembuh, yang didapat malah peradangan yang lebih luas. Bekas yang ditimbulkan pun jadi lebih buruk dengan kecenderungan jaringan parut yang timbul lebih dalam, dan bekas hitam yang lebih gelap dan lebih sulit untuk hilang.
Akibat pengertian yang salah bahwa jerawat timbul karena higiene yang buruk, penderita sering berusaha membersihkan wajahnya berulang kali dalam sehari dengan tekanan/gosokan yang berlebihan dan menggunakan pembersih yang abrasif sehingga yang didapat adalah kulit wajah semakin iritasi, merah dan meradang. Yang dianjurkan adalah membersihkan wajah secara lembut memakai pembersih yang ringan dengan frekuensi 2-3 kali sehari. Tindakan ini dapat membantu mengangkat minyak pada permukaan kulit tanpa menyebabkan iritasi yang tidak diinginkan
Mengenai make-up, memang dianjurkan untuk menghindari oil based make-up terutama dasar bedak oklusif. Tetapi, wajah tampak menarik adalah bagian penting dari penampilan seseorang untuk meningkatkan rasa percaya diri, terutama bagi seorang penderita jerawat sehingga bukan semua make-up mutlak harus dihindari. Bedak tabur dapat digunakan tanpa banyak menimbulkan masalah dan panduan umumnya adalah ketika membeli kosmetik, perhatikan label ’non-comedogenic’ atau ’formulasi khusus untuk kulit berminyak’.
Sampai saat ini secara medis, menghindari paparan matahari lebih ditujukan agar bekas jerawat tidak menghitam. Disarankan untuk memakai tabir surya dengan SPF 15 non-oily untuk meminimalkan masalah kulit yang berhubungan dengan sinar matahari
2 comments September 21, 2008
7 kunci sehat ala Hiromi Shinya
Tadi pagi saya melihat acara di TV membahas penyakit tumor otak yang diderita Gugun Gondrong. Dari bincang-bincang tersebut salah seorang sahabat Gugun Gondrong mengungkapkan bahwa selama ini Gugun Gondrong tidak pernah mengeluh tentang penyakit kecuali sakit maag yang tidak lain adalah penyakit lambung. Selain itu, salah satu narasumber yang hadir pada acara tersebut menyatakan bahwa faktor makanan tidak ada kaitannya dengan kejadian tumor otak tersebut. Kalau saya mendengar pernyataan ini 1 minggu yang lalu mungkin saya tidak terlalu tertarik untuk mengomentarinya. Tapi karena saya baru saja menyelesaikan membaca buku The Mircle of Enzym-nya Hiromi Shinya, saya jadi tergelitik untuk memberi komentar. Bukan masalah Gugun Gondrong yang akan saya bahas (kalau musibah tersebut saya ikut berdoa semoga Allah segera memberi kesembuhan dan ia dapat sehat serta beraktifitas seperti sediakala) melainkan pernyataan makanan , sakit maag dan tumor otak yang menarik perhatian saya.
Dalam buku tersebut dikatakan bahwa makanan dan keadaan saluran pencernaan (antara lain lambung dan usus) berhubungan dengan timbulnya tumor entah jinak atau ganas, dan lebih jauh lagi dapat berhubungan dengan semua penyakit baik yang sudah muncul mau pun yang masih dorman (belum muncul).. Bagaimana hal tersebut dapat diterangkan?
Hiromi memaparkan bahwa seluruh tubuh dan funginya yang tak terhitung banyaknya dapat dipahami dengan sebuah kata kunci yaitu enzim. Makhluk hidup, entah manusia, hewan atau tumbuhan sekalipun tak akan dapat bertahan tanpa adanya enzim. Lebih dari 5000 jenis enzim vital diciptakan dalam sel-sel tubuh kita dan kita juga memproduksi enzim dengan menggunakan enzim yang terdapat di dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Bila kita kekurangan enzim tertentu atau yang lebih parah kehabisan enzim tertentu maka timbullah penyakit.
Sehingga secara umum, bila ingin menjaga kesehatan agar tidak terkena penyakit maka kita perlu memperhatikan apa, kapan dan bagaimana makanan dan minuman kita. Dan karena makanan dan minuman dapat ‘digunakan’ oleh sel-sel tubuh kita setelah melewati organ pencernaan, maka penting sekali menjaga agar lambung dan usus kita selalu sehat (dari pengalamannya sebagai ahli endoskopi gastrointestinal, ia memperlajari bahwa bila sistem pencernaan seseorang besih maka orang tersebut dapat melawan penyakit jenis apa pun dengan mudah, sebaliknya bila sistem pencernaan seseorang tidak bersih orang tersebut rentan menderita suatu penyakit)
Untuk singkatnya ada beberapa faktor yang harus dilakukan (atau dihindari) untuk menjaga agar karakteristik lambung dan usus tetap baik yang oleh Dr. Shinya disebut 7 kunci untuk hidup sehat :
- Menu makanan yang baik, yaitu terdiri dari :
- 85-90% makanan nabati berupa biji-bijian, sayuran dan buah-buahan (yang paling baik adalah yang ditanam secara organik, karena bahan kimia hanya memboroskan ‘energi dan enzim’ yang sebenarnya bisa dipakai untuk keperluan lain tubuh kita ).
- Sekitar 10-15% berupa protein, sumber paling baik adalah ikan kecil (karena ikan besar mengandung merkuri) dan konsumsi daging sapi atau domba harus dibatasi atau dihindari.
- Makanan dan bahan yang harus dihindari/dibatasi : teh hijau jepang, teh cina, kopi, makanan yang manis dan gula, nikotin, alkohol, cokelat, lemak dan minyak, garam meja biasa (gunakan garam laut yang mengandung mineral)
- Cara makan yang baik adalah berhenti makan 4-5 jam sebelum tidur, mengunyah setiap suap 30-50 kali, makan buah atau minum jus 30-60 menit sebelum waktu makan dan konsumsilah lebih banyak makanan mentah atau dikukus sebentar ( menggoreng sangat tidak dianjurkan),
- Mengkonsumsi air yang baik yaitu air yang memiliki kekuatan reduksi yang besar, yang belum terpolusi oleh zat-zat kimia.
- Orang dewasa sebaiknya minum 6-10 gelas setiap hari
- Minum 1-3 gelas air setelah bangun tidur pagi hari
- Minum 2-3 gelas air sekitar 1 jam sebelum setiap waktu makan
- Pembuangan yang teratur (jangan gunakan obat pencahar)
- Olah raga secukupnya (olah raga berlebihan justru akan menghasilkan sejumlah radikal bebas yang besar)
- Istirahat yang cukup
a. Pergi tidur pada waktu yang sama setiap malam dan dapatkan tidur 6-8 jam tanpa terputus
b. Lakukan tidur singkat setelah makan siang (sekitar 30 menit)
6. Pernapasan dan meditasi
a. Bermeditasi
b. Berpikiran positif
c. Kenakan pakaian longgar yang tidak menyesakkan napas
7. Kebahagiaan dan cinta
a. Kebahagiaan dan cinta akan meningkatkan faktor enzim tubuh, terkadang bagai keajaiban
b. Luangkan waktu untuk sikap menghargai
c. Hidup penuh semangat dan hadapi hidup, pekerjaan dan orang-orang yang Anda cintai dengan sepenuh hati.
Saya sangat sependapat dengan Hiromi, dan menurut saya ada satu hal yang sangat penting yang perlu ditambahkan untuk mendapatkan kesehatan yang utuh lahir dan batin, yaitu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berusaha mematuhi segala perintah-Nya dan berusaha menjauhi segala larangan-Nya. Memang, menjaga kesehatan cukup sulit, butuh pengorbanan dan terkadang cukup mahal harganya. Tetapi bila kita sakit, tidak saja lebih mahal harganya, melainkan juga lebih terasa sulitnya..Bagaimana pendapat Anda?
17 comments September 21, 2008